Happy Lucky Traveler : Perjalanan adalah Syukur dan Hikmah

Lucky Traveler 1

Kini terasa sunggguh
Semakin engkau jauh semakin terasa dekat
Akan ku kembangkan kasih yang engkau tanam
Di dalam hatiku

Lagu Nuansa Bening milik Keenan Nasution tahun 70’an ini melantun indah di Gramedia Grand Indonesia lantai 3, Minggu, 20 Maret 2016 lalu. Launching buku Happy Lucky Traveler, Kehidupan adalah Perjalanan milik Bunda Tatty Elmir menarik perhatian siapapun yang hendak masuk ke Gramedia. Love at First Sight vs Nuansa Bening adalah salah satu cerita yang diambil dari buku Happy Lucky Traveler. Lewat kisah perjalanan, Bunda Tatty membagi kabar, membagi cerita, hingga melahirkan sejuta langkah lagi untuk dikobarkan.

Sebelum acara launcing buku, diawali dengan pemutaran video yang berisikan foto-foto perjalanan. Menggambarkan banyaknya tempat dan orang-orang baru yang telah dikunjungi. Bunda Tatty Elmir adalah seorang jurnalis, aktivis, dan penulis yang lebih akrab di sapa dengan sebutan Bunda ini tidak sendiri, dalam acara launching buku ini, ia ditemani oleh Kak Muhammad Fahmi Fauzi penggagas Sociotrip. Melalui Navigatour miliknya. Keduanya sama-sama menyukai dan menikmati perjalanan.

Bunda mengungkapkan soal mengapa ia memilih judul Happy Lucky Traveler, karena buku ini bukan sebuah buku tips perjalanan, tetapi di dalamnya banyak hal yang bisa dibagikan. Penggalan masa muda, dan potret perjalanan yang tidak melulu soal pelesiran.

“Saya ingin membagikan sesuatu yang tidak semua orang bagikan dan mengapa memilih kata Lucky? Karena saya merasa beruntung bisa melakukan perjalanan dan menemui berbagai hal yang tidak semua orang dapat menemuinya, misalnya saja bertemu dengan suku Amish di Amerika,” papar Bunda.

Bunda juga menambahkan hampir semua pengalaman yang ditulis adalah hasil dari ketika ia dahulu merantau ke tanah orang. Ia menyadari betul dengan merantu jiwa seseorang akan menjadi tangguh, dapat mengapresiasi perbedaan, lebih cinta dengan negara dan tanah air.

Sedangkan bagi Kak Muhammad Fahmi Fauzi, yang akrab disapa Kak Fahmi ini, ia memiliki pengalaman tersendiri tentang perjalan dan merantau. Ia keluar dari zona nyaman dan memilih Aceh sebagai tempat perantauan. Tradisi Aceh menggugah persepektif yang berbeda. Menurutnya ada tiga hal yang akan dirasakan ketika merantau, pertama adalah expanding comfort zone, rindu kampung halaman dan yang terakhir adalah tumbuhnya rasa empati yang tinggi.

Jika Bunda Tatty berbagi melalui Lucky Travelernya, Kak Fahmi memiliki kesempatan yang berbeda melalui Sociotrip. Selain berkesempatan untuk berinteraksi dengan orang lain, proses perjalanan juga tentu harus dinikmati.

To reach out, jika kita memberikan manfaat pada orang lain, maka akan ada kebahagian yang hadir antara kita dan mereka, dan jangan lupa bersyukur” tambah Kak Fahmi.

Konsep yang dibawa Bunda dalam kumpulan catatan perjalanannya mengingatkan untuk selalu mendahulukan hati dalam berinteraksi dengan sesama makhluk Tuhan. Tidak membedakan suku, budaya, bahkan agama.

“Karena berpergian sebenarnya membuat kita semakin bersyukur atas hikmah yang kita peroleh setiap hari,” pungkas Bunda.

Gramedia dipadati oleh anak muda dari Forum Indonesia Muda, sebuah youth movement yang Bunda dan Pak Elmir (Suami Bunda) asuh seperti anak mereka sendiri. Diantara yang hadir juga terdapat mahasiswi Interior Universitas Indonesia, Rr. Puti Dira Malista yang disapa Dira ini mengaku tersentuh hatinya ketika Bunda Tatty memaparkan kondisi anak- anak Timur Indonesia.

“Kalau mau mengenal Indonesia, rasanya belum cukup jika belum menginjakan kaki di wilayah timur. Melihat Bunda meneteskan air mata ketika ingat anak-anak disana. Dan dari launching buku ini, saya mendapatkan semangat berbagi yang semakin tinggi,” ujar Dira.

Sebelum acara launching selesai, semua yang hadir dipersilakan untuk menulis di sebuah kartu pos. Menulis dan berbagi pengalaman apapun diselembar kartu yang akan dikirim ke tiga daerah terpencil , yaitu Pulau Pisang Lampung, Atambua, dan Pulau Rote Nusa Tenggara Timur.

Advertisements

2 thoughts on “Happy Lucky Traveler : Perjalanan adalah Syukur dan Hikmah

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s